Manusia Baik (ngobrol)
Saat itu, satu Minggu setelah lebaran saya baru ketemu lagi sama dia. Binar senyum sya timbul, merekah bahagia. Dia datang ucap saya waktu itu. Seperti biasa kita bertemu di kamar rokok. Saya minta maaf duluan ke dia. Dia bilang kalau dia baru pulang kampung.
"Ohh baru mudik?"
"Iya, kamu libur berapa hari?
"Setengah hari."
"Wah, nggak kemana kemana?"
"Enggak. Emang mas rumahnya mana?"
"Kebumen, Ayuk ya main kesana. Banyak pantai di sana."
"Hmm aku gak diajak si."
"Kamu si nggak WA."
"Ih gimana caranya kesana?"
"Ya nanti aku jemput kamu lah."
"Hmm."
Rasanya berbunga bunga sekali ketia dia bilang begitu.
"Kamu si nggak WA aku?" Tanyanya sekali lagi.
"Gimana caranya WA?"
"YA udah ini tulis di kertas."
Saya menuliskan nomer WA di sebuah kertas yang sudah lusuh itu. Saat itu rasanya sangat bahagia luar biasa.
Setelah sekian lama baru pertama kali lagi ngerasa rasanya sebahagia itu ya, ternyata ada kupu kupu terbang lagi. Hahaha pertemuan singkat.
Komentar
Posting Komentar